Contoh Pengelolaan Mading dan Tips Mengelola Majalah Dinding

MAJALAH DINDING, Juwiter...!!! Pengertian Majalah Dinding atau biasa disingkat mading adalah salah satu media komunikasi massa tulis,yang penyajiannya biasanya dipajang pada media dinding atau sejenisnya.

Majalah Dinding biasanya dibuat dalam bentuk Ekstrakurikuler dengan tujuan untuk melatih berbagai karakter murid seperti berita di mading, orientasi masa depan, kerjasama, saling menghargai, perencanaan, kreatif, produktif, eksplorasi, konsisten, dsb.

Agar majalah dinding di sekolah bisa memberi manfaat buat pengelola maupun pembacanya, silahkan simak beberapa tips mengelola majalah dinding sekolah:
  1. Jika Anda ingin mengisi majalah dinding, Bentuk dulu Dewan Redaksinya sob. Dewan Redaksi Mading bisa mengikuti model redaksi majalah, koran atau penerbitan lainnya.
  2. Sepakati bersama seluruh anggota tim redaksi atau aktifis mading, masa tayang mading berlangsung berapa lama, misalnya; seminggu, dua minggu, atau sebulan sekali.
  3. Sepakati Konsep mading, apakah mengangkat tema-tema tertentu atau sistem rubrik, ruang-ruang tetap.

#Materi yang Diangkat di Majalah Dinding
  1. Sepakati materi yang akan diangkat mading anda; jika konsep tema & masa tayang sebulan sekali, artinya dewan redaksi harus menyiapkan paling sedikit 12 tema selama satu tahun, sebaiknya disiapkan tema-tema cadangan untuk mengantisipasi masalah kekurangan materi atau lainnya.
  2. Jika yang dipilih konsep rubrik yang diupdate sebulan sekali, misalnya ada rubrik Headline, Tokoh, Puisi, Siswa berprestasi, Guru Kita, Sekolah Tetangga, dsb; maka Dewan Redaksi harus menyiapkan materi setiap rubriknya terdiri dari 12 unit sepanjang tahun.
  3. Sahabat juga penting menentukan  jadwal tanggal atau hari majalah dinding tersebut diterbitkan 
  4. Tayangkan nama dewan redaksi dilengkapi dengan alamat twitter, email atau nomor HP yang bisa dihubungi
  5. Lengkapi mading dengan gambar-gambar, karena banyak orang yang tertarik dengan unsur gambar atau warna.


#Cara Menarik Pembaca Majalah Dinding Sekolah 
  1. Libatkan pembaca atau murid yang tak tergabung dalam ekskul mading untuk mengisi mading, sertakan foto wajah yang menyumbang artikel atau foto karyanya. Proses pengiriman karya bisa lewat email, kotak yang disediakan atau dikirim langsung kepada anggota dewan redaksi.
  2. Dokumentasikan setiap edisi mading dengan memuat semua artikel dan foto-foto di mading dengan cara mengupload di blog mading, bisa dibuat di wordpress, kompasiana, blogger, blogdetik, dsb. Foto-foto saat rapat redaksi, proses menggarap edisi, foto bareng anggota dewan redaksi dan pembena, atau apa saja bisa ditayangkan di blog mading.
  3. Ikut serta kegiatan lomba atau kompetisi mading yang sering diadakan oleh berbagai fihak sebagai pembanding dengan mading sekolah lain.

#Tugas Dewan Redaksi Majalah Dinding
  1. Tugaskan dewan redaksi untuk berkunjung ke sekolah lain untuk mengamati mading sekolah tersebut sebagai pembanding untuk perbaikan.
  2. Simpan atau arsipkan materi mading yang sudah ditayangkan yang pada suatu saat dapat ditayangkan ulang, jika dirasa perlu atau untuk mengisi ruang yang kosong.
  3. Tempatkan mading di tempat yang strategis agar mudah dilihat oleh warga sekolah.
  4. Lakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu untuk membuat mading lebih menarik para pembacanya.

Oke sahabatku demikian contoh pengelolaan majalah dinding sekaligus cara mengelola majalah didinding atau mading yang bisa diterapkan yang kami rangkum dari berbagai sumber. Terimakasih Wassalamualaikum WarahmatullahiWabarakatuh.