Cara Berwhuduq dan Nasihat Remaja ala Fadila Listia Riyanti SMPN 1 Sukamulia - SENYUM MEREKA

Adiwiyata

Cara Berwhuduq dan Nasihat Remaja ala Fadila Listia Riyanti SMPN 1 Sukamulia

Juwiter Spensaka : Ketika sahabat berwuduq, perhatikan perasaannya; tenang, tentram, enggak susah, resah gelisah walaupun sedang marah tingkat tinggi kan?. Kok bisa ya? Inilah pelajaran dan fakta yang harus kita syukuri. Sahabat yang masih remaja yang suka galau amalkan wduhuq biar pikiran enggak bolak balik Sukamulia – Rempung.

Kata para ulama' whuduq juga menjadi simbol atau langkah pertama atau sebagai kunci pembuka mendekatkan diri kepada yang menciptakan tangan, mulut, wajah dan semua yang dibasuh ketika berwhuduq. Allah juga menciptakan air yang kita gunakan berwhuduq, maha besar Allah.

Sahabat Spensaka, khususnya pembaca buletin Onelikemulia, ini dia nih tips dan do'a yang sebagaiannya saya ambil dari Facebook Group Ayat-ayat cinta kepada Allah. Sebagiannya lagi saya tulis dari saran instruktur Juwiter sebagai pelajaran membangun  pikiran positif melalui kegiatan menulis.

Semangat Juwiter : Penataan Taman Sekolah SMPN 1 Sukamulia


Sebenarnya sih, saya dengar-dengar ada do'a.-do'a khusus dari Rasulullah disetiap basuhan whuduq. Tapi jika belum sempat menghafalnya, sangat baik kita ikuti apa yang disarankan dari sumber-sumber diatas, daripada kita ikutan gaya artis dan info-info facebok yang enggak-enggak, nih dia bagian dari tips tersebut, yang semoga diridhai Allah.

Sebenarnya sih, saya dengar-dengar ada do’a-do’a khusus dari Rasulullah disetiap basuhan whuduq. Tapi jika belum sempat menghafalnya, sangat baik kita ikuti apa yang disarankan dari sumber-sumber diatas, daripada kita ikutan gaya artis dan info-info facebok yang enggak-enggak.

Maklum juga, kita terlalu banyak disibukkan dengan hal-hal umum, jadi melalui tulisan singkat ini semoga kita terinspirasi untuk mengamalkannya dan semoga diridhai Allah.
Kita mulai oke ; Ketika membasuh tangan, Bacalah Basmalah dan berdoa dalam hati

“Ya Allah, jauhkanlah tangan hamba dari perbuatan maksiat. Ketika Berkumur, berdoalah, Ya Allah Jauhkan lidahku dari perkataan yang tidak bermanfaat, dan berikanlah kemampuan untuk selalu menyebut dan mengingat kebesaranmu.

Ketika membasuh membasuh muka (setelah membaca niat wudhu dalam hati, berdoalah, Ya Allah, berikanlah wajah hambamu ini cahaya dihari yang engkau tentukan. Ketika membasuh tangan kanan, berdoalah berikanlah kitabku (catatan amal perbuatanku) dari sebelah kanan. Ketika memabsuh tangan kiri, berdoalah, Ya Allah, janganlah beri kan aku catatan amalanku dari sebelah kiri atau dari arah belakang.

Ketika membasuh kepala, berdoalah Ya Allah, haramkan rambutku dan kulit kepalaku daripada neraka. Ketika membasuh dua telinga, berdoalah Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengar ucapan yang baik dan mengikuti sesuatu yang terbaik. Ketika membasuh dua telapak kaki, berdo’alah Ya Allah, tetapkan dan berikan hamba kemampuan berjalan di atas titian shirothal-mustaqim.

Kalau Do’a selesai whuduq semua tau-kan?. Berdoa apa saja sebenarnya dibolehkan, tapi itu doa berdasarkan arti dari beberapa anjuran ulama’ turun temurun. Atau saya juga pernah baca, boleh kita berdoa dengan mengucapkan Ya Allah hamba berwhuduq dan berdoa seperti apa yang diharapkan oleh Rasulullah sebagai utusanmu ya Allah. Semoga bisa kita amalkan ya, and selengkapnya di cari saja atau bertanya sama yang lebih bisa.

Sahabat Juwita, Whuduq ini adalah salah satu warisan termahal yang tidak dimiliki ummat lain yang terbukti bikin hati dan jiwa kita tentram. Amin. Wallahua’alam.

(Sumber : Buletin Onlike Mulia Juwiter SMPN 1 Sukamulia)
Powered by Blogger.